Minggu, 07 Oktober 2018

Persaingan Tenaga Kerja Yang Semakin Sengit


 Pada era ini, persaingan menjadi sesuatu yang tak bisa dihindari. Persaingan tenaga kerja terjadi di semua tempat mulai dari level terendah hingga internasional, p ersaingan tenaga kerja sangatlah kuat. Ditambah lagi Pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) membuat tenaga kerja Indonesia akan bersaing ketat dengan tenaga kerja asing. Persaingan tenaga kerja akan semakin ketat menjelang pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN atau Pasar Bebas ASEAN tahun 2015. Indonesia dan negara-negara di wilayah Asia Tenggara akan membentuk sebuah kawasan yang terintegrasi yang dikenal sebagai Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
MEA merupakan singkatan dari Masyarakat Ekonomi ASEAN yang memiliki pola mengintegrasikan ekonomi ASEAN dengan cara membentuk sistem perdagangan bebas atau free trade antara negara-negara anggota ASEAN. tenaga kerjamenjadi sektor paling mengkhawatirkan menghadapi era pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Banyak pihak yang meyakini tenaga kerja asing, utamanya dari Malaysia dan Singapura akan menyerbu Indonesia. Banyak dari para tenaga kerja asing itu, utamanya Malaysia yang lulusan perguruan tinggi ternama di Indonesia. Karena persaingan lebih terbuka tentu tidak bisa ditolak. Diperkirakan mereka bahkan akan menempati jabatan manajerial ke atas. Jadi satu-satunya jalan ialah meningkatkan daya saing kita. Di Indonesia, dari sisi tenaga kerja, globalisasi memberikan kesempatan yang setara bagi Warga Negara Asing maupun Warga Negara Indonesia untuk mencari pekerjaan di Indonesia. Sehingga tentunya dibutuhkan banyak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas untuk menghindari SDM Indonesia menjadi pengangguran di negeri sendiri. Kekhawatiran ini cukup beralasan karena pada tataran realita dalam kurun waktu 2005 sampai dengan 2009 terjadi peningkatan jumlah tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di Indonesia.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menggagas sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja di tengah semakin ketatnya persaingan global. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri mengatakan daya saing tenaga kerja Indonesia harus terus di genjot untuk memastikan Indonesia bisa semakin kompetitif dan keluar sebagai pemenang di era persaingan global saat ini.
Menurut Hanif, peningkatan kompetensi tenaga kerja adalah prioritas utama saat ini untuk memperoleh tenaga kerja terampil. Saat ini jumlah tenaga kerja terampil di Indonesia sekitar 57 juta dan Indonesia merupakan negara dengan ekonomi terbesar ke-16 di dunia. Menaker memproyeksikan pada 2030, Indonesia diprediksi menjadi negara dengan ekonomi terbesar ketujuh di dunia. Syaratnya, jumlah tenaga kerja terampilnya sekitar 113 juta.
Untuk mencapai tenaga kerja terampil hingga 113 juta tersebut, lanjut Hanif, pemerintah tidak bisa melakukannya sendiri, perlu dukungan dunia usaha, kalangan industri, dan para manajer SDM. Para elemen ini harus terlibat aktif dalam program percepatan peningkatan kompetensi yang diselenggara kan pemerintah sehingga peran pemerintah dan swasta saling melengkapi. Kemenaker tengah menggenjot skema pelatihan kerja. Skema ini mesti menjadi prioritas negara, swasta, masyarakat sipil, termasuk serikat pekerja/serikat buruh. Pemerintah, dunia usaha, serikat pekerja, dan masyarakat harus investasi lebih banyak untuk pelatihan kerja supaya kompetensi tenaga kerja meningkat dan bisa terserap di pasar kerja. Menurut Hanif, kunci semua itu adalah peningkatan akses dan mutu pelatihan kerja, agar semua orang bisa mendapatkan akses pelatihan kerja di mana saja dengan mutu pelatihan yang baik. Dia juga berharap agar di semua daerah memiliki balai pelatihan kerja atau semacamnya yang bermutu baik dan bisa diakses oleh siapapun yang ingin meningkatkan kompetensi. Balai latihan kerja perlu didampingi tempat uji kompetensi dan lembaga sertifikasi profesi agar tenaga kerja terlatih bisa mendapatkan sertifikasi profesi.

Daftar Pustaka :
Sholihah, Himmatus. 2016 . Persaingan Tenaga Kerja di Indonesia.
Indrawan, Angga. 2016.  Menaker : Persaingan Tenaga Kerja Tak Bisa Dihindari.

Liputan6. 2017. Persaingan Kian Ketat, Saatnya Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja.

            https://www.liputan6.com/news/read/2933831/persaingan-kian-ketat-saatnya-tingkatkan-kompetensi-tenaga-kerja Diakses 7 Oktober 2018








Tidak ada komentar:

Posting Komentar